Showing posts with label Rahasia Sukses. Show all posts
Showing posts with label Rahasia Sukses. Show all posts

9 Rahasia Sukses Investasi



Setiap pribadi atau keluarga memiliki tujuan-tujuan keuangan yang dapat dicapai dengan melakukan investasi. Menurut Ghozie, seorang perencana keuangan, ada dua hal utama yang perlu dilakukan sebelum melakukan investasi. Pertama, lunasi utang kartu kredit ataupun utang-utang lain yang memiliki beban bunga yang tinggi. Kedua, mulai memiliki  dana darurat.  Seberapa banyak? Kalau lajang, 3 – 4 kali pengeluaran rutin bulanan, menikah 6 kali, menikah dengan anak 9 – 12 kali.

Nah, kalau dua hal utama ini sudah dilakukan (pengumpulan dana darurat dilakukan sambil jalan), investasi dapat mulai dilakukan. Ghozie membeberkan 9 rahasia sukses investasi.  Yuk kita simak.

1. Manfaatkan indra Anda  Tidak perlu menjadi ahli perencana keuangan

terlebih dahulu untuk memulai investasi.  Banyak baca buku-buku perencanaan keuangan, artikel, blog ataupun mendengarkan/menonton acara-acara diskusi keuangan keluarga yang dimiliki oleh para perencana keuangan. Bertukar pikiran dengan teman-teman yang sudah melakukan investasi pada instrumen investasi tertentu terlebih dahulu.  Setelah itu mulailah berinvestasi.

2. Mulai dari yang kecil Investasilah dalam jumlah yang kecil dulu untuk mengenal suatu instrumen investasi.  Setelah makin kenal dan Anda merasa nyaman, porsi dananya bisa ditambah.

3. Masuk ke zona nyaman Mau harta tambah banyak, tapi susah tidur? Nanti malah sakit dan malah jadi repot.  Investasikan uang Anda sebesar dana yang menurut Anda nyaman. Pengalaman dan saran orang lain boleh menjadi pertimbangan, tetapi keputusan tetap di tangan Anda.  Hindari tindakan ikut-ikutan atau terburu ego semata.

4. Komitmen dan disiplin Sudah tahu tujuan keuangan tapi selalu tergoda belanja saat musim diskon atau beli hal-hal yang dibeli karena keinginan spontan?  Ini kembali lagi pada komitmen dan disiplin Anda.

5. Ambil resiko yang terukur Investasi pasti ada resiko.  Makin tinggi perolehan maka makin tinggi juga resikonya.  Untuk itu ketahuilah resiko yang sanggup diambil dan sesuai dengan karakter profil resiko Anda.

6. Ketahui pencapaian dan cari tahu prospek di masa depan  Hasil investasi selalu dinamis.  Untuk memilih instrumen investasi, kita perlu mengetahui pencapaiannya di masa lalu tapi juga perlu mencari tahu prospeknya di masa depan.  Kaitkan juga dengan jangka waktu yang Anda miliki untuk mencapai tujuan keuangannya

7. Jalani investasi sebagai proses Semakin lama Anda berinvestasi maka akan semakin banyak pengalaman dan pengetahuan yang Anda peroleh.

8. Jangan serakah Siapa yang tidak ingin memiliki lebih banyak harta? Ambisius mencari keuntungan adalah akar malapetaka.  Jika pencapaian tujuan keuangan telah tercapai karena ternyata perolehan investasi melebihi ekspetasi segeralah lepas  investasi tersebut.  Misalnya investasi untuk dana liburan ke luar negri. Sebelum batas waktu investasi, dana yang diinginkan telah tercapai, maka segera cairkan dana anda dan simpan di deposito.  Hal ini dilakukan untuk antisipasi jika nilai aktiva bersih dari reksadana merosot, malah jumlah dana jadi tidak tercapai.

9. Selalu bersyukur Tujuan keuangan sudah.  Komitmen, disiplin dan strategi sudah.  Kembali lagi pada prinsip manusia berencana, Allah yang menentukan.  Selalulah bersyukur untuk yang telah Anda miliki sekarang

Selamat mulai berinvestasi ya……….

Referensi : Ghozie, Prita. Menjadi Cantik, Gaya dan Tetap Kaya

Sumber photo : kunjunganartikel.blogspot.com
Baca Selengkapnya

Secuil Hikmah Tentang Kesuksesan

Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Alloh dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. ” [Q.S. 62:10]

Dari seorang inspirator yang sudah bisa dibilang “sukses’,karena penghasilannya sudah Rp 50 jutaan lebih/bulan. beliau menceritakan mengenai perjuangan bisnisnya dalam di hadapan ribuan orang. Dari motivasi pribadi yang begitu menggugah itu, dipaparkan 5 hal penting yang diperlukan oleh seseorang yang ingin sukses dalam bisnisnya.

Dalam tulisan ini, penulis mencoba mengadopsi pandangan-pandangan beliau dalam menjelaskan mengenai topik “kesuksesan” secara umum. Semoga bermanfaat. Berikut 4 dari 5 bekal yang berhasil penulis catat dan renungi;

1. Bekal Pertama: Keyakinan
Dengan penuh keyakinan, beliau memaparkan pentingnya keyakinan untuk sukses. Karena akidahnya sebagai seorang muslim benar-benar yakin atas apa yang dijanjikan Alloh dalam sebuah hadist qudsi, bahwa “Allah itu menurut prasangka hambanya’. Ketika hambanya yakin bahwa dia dapat sukses atas izin Alloh, tanpa ada keraguan sedikitpun, maka insya Alloh ia akan mencapai kesuksesan itu.

Bekal ini merupakan bekal dasar yang sangat fundamental. Logikanya kalau manusia itu ga yakin bahwa ia akan sukses, gimana Alloh mau memberikan kesuksesan padanya?

Sedikit/secuai saja keraguan akan hal ini sudah dapat menjadi pertanda besar “kegagalan” akan ditemuinya.

2. Bekal Kedua: Kesuksesan itu Tidak Ditunggu
Dalam orasi motivasinya, beliau mengutip kalam ilahi yang agung dalam qur’an surat Al-Jum’ah ayat 10. “Faidza qudiyatissholatu FANTASYIRU FIL ARDHI wabtaghu minfadlillah…”. Dalam ayat yang turun 1400 tahun lebih yang lalu ini, kata-kata FANTASYIRU FIL ARDHI = “bertebaranlah di muka bumi”, mengandung arti bahwa kesuksesan itu tidak ditunggu, mau tidak mau harus dikejar, dicari dan diikhtiarkan. Konsepnya, berikhtiar sekuat-kuatnya atas proses lalu bertawakkal atas hasilnya.

di tengah2 ayat itu ada kata2: minqoblillah..dst… Ini berarti bahwa perjuangan dalam menggapai kesuksesan haruslah didasarkan pula pada ketaatan kepda Alloh. Sebagaimana yang dipaparkan oleh pembicara itu, katanya jangan salahkan siapa-siapa kalau usaha Anda gagal, banyak masalah dan ga berhasil mulu. Ini mungkin saja akibat Anda terlalu fokus dengan usaha Anda namun mengabaikan ketaatan kepada Alloh. Fokus meeting namun telat sholat dan ga sholat jama’ah pula. Karena sibuk usaha, malah tilawah qur’an rutin ditinggalin, berhenti qiyammullail dan sebagainya.

Sehingga andaipun “sukses” ga akan menjadi ketenangan dalam hidup karena ga berkah.

3. Bekal Ketiga: Tim yang Mendukung Anda
Dengan harunya, beliau menyampaikan mengenai tim sukses yang mendukung keberhasilan bisnisnya. Tim terbaik yang dimiliki oleh pembicara tersebut adalah keluarganya, istrinya dan sepeda motor shogun butut yang menjadi wahana bisnisnya. beliau menjelaskan bahwa usaha apapun yang dilakukannya dalam mencari rezeki lewat berbisnis salah satu tujuannya adalah membahagiakan keluarga, orang tua dan sebagainya. Samakan visi dengan istri, ajak duduk bareng dan bulatkan tekad berjuang bersama.

Kalau penulis adopsi penjelasan beliau tersebut, dapatlah dikatakan bahwa dalam menggapai kesuksesan, dalam hal apapun itu tim harus memiliki visi yang jelas, disepakati dan dihayati bersama dan dijalankan dengan kesungguhan bersama pula. Setiap anggota tim tentu memiliki fungsi dan perannya masing-masing. Memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Kalau boleh mengadopsi akata-kata Pak Dr. Asep Zaenal Aushop dalam khutbah nikah Kang Tony di Cimahi kemarin, bahwa “tim” itu klop-klopan, saling melengkapi dan bekerja sama. Kalau istilah Ustadz Anis Matta, Lc dikatakan bahwa “tim” yang baik itu bukanlah tim unggul, tapi tim yang memiliki bingkai kepribadian yang tepat/cocok. Mungkin ibarat baut dengan murnya. Harus pas.

Nah, terkait dengan kesuksesan, ternyata peran tim sangat signifikan. Oleh sebab itu, tidak boleh sembarangan dalam memilih dan mengelola sumberdaya tim ini. Wallahu’alam.

4. Bekal Keempat: Ridho Orangtua
Keridho’an orangtua amatlah penting, khususnya ibu. Dalam sebuah hadist dinyatakan bahwa Rasulullah menyebut bakti kepada ibu 3 kali baru bakti kepada Bapak. Dan dalam sebuah perkataan ulama/ sahabat (bukan hadist) dikatakan bahwa surga itu di bawah telapak kaki ibu. Wallahu’alam.

Pastinya, ridho orang tua ini begitu penting. Karena ridho Alloh tergantung dengn ridhonya orangtua. kalau oang tua ga ridho, niscaya sang anak ga akan dapet ridho Alloh. Meskipun dalam pandangan orang anak itu “sukses” karena memiliki penghasilan yang besar dan sebagainya, maka sungguh hatinya belum tentu tenteram. Atau jangan-jangan kesuksesan yang dikatakan orang itu hanyalah istidraj dari Alloh yang akan menyengsarakannya di akhirat.

Peran orangtua amat penting. oleh karena itu, bagi siapapun yang saat ini merasakan bahwa telah durhaka kepada orang tuanya, terlebih pernah menyakiti hati orang tuanya, agar segera meminta maaf dengan sungguh sungguh dan tunaikan birrul walidain sebaik-baiknya.

Bentuk birrul walidain (bakti pada orang tua) bagi yang orang tuanya masih ada dapat dengan membahagiakannya, menuruti perintahnya selama tidak bertentangan dengan perintah Alloh dan rasul-Nya, mendo’akan dan memohon ampunkan atasnya dan berupaya menjadi anak sholeh/ sholehah agar menjadi bekal amal jariyah bagi orang tuanya kelak.

bentuk birrul walidain bagi yang orang tuanya sudah wafat dapat dengan berupaya menjadi anak yang sholeh, mendo’akannya agar Alloh mengampuninya, sampai ke berbuat baik kepada sahabat-sahabat baik orangtua yang ditinggalkannya sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab hadist Riyadushsholihin.

Mungkin itulah secuil hikmah tentang kesuksesan yang penulis peroleh malam tadi. Semoga ada hikmah yang bisa diambil oleh kita semua. Mohon maaf kalau ada kesalahan.

Ya Alloh, ampunilah dosa-dosa kedua ibu Bapak kami dan pertemukanlah kami sekeluarga besar kelak di surga-Mu bersama rombongan kaum muslimin di bawah komando Rasul tercinta kami Muhammad Saw.
Baca Selengkapnya

Lima Peluang Meraih Kesuksesan Hidup

Peluang berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetapi kenyataan menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip – prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Nabi Muhammad memberikan kita kiat meraih kesuksesan di dalam hidup kita. Salah satu hadis menyebutkan, Ightanim khomsan qobla khomsin, Rebutlah lima peluang sebelum datangnya lima hambatan.

Pertama, Hayataka qobla mautika, mumpung masih hidup sebelum mati, pergunakanlah umur itu seproduktif mungkin, karena hanya ketika hidup orang bisa berinvestasi untuk kebahagiaan akhirat nanti. Jika orang sudah mati maka produktifitasnya habis, selain tiga perkara. amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak saleh. Maka mumpung masih hidup, perbanyak amal jariah, yakni amal yang kemanfaatannya berumur panjang dan dimanfaatkan oleh orang banyak, misalnya bikin jembatan, jalan, gedung sekolah, masjid, rumah sakit. Ajarkan ilmu pengetahuan yang anda miliki kepada orang lain, maka selagi ilmu anda diamalkan, anda masih tetap dapat pahalanya, dan didiklah anak anda hingga menjadi anak saleh, karena hanya doa anak saleh yang dijamin diterima Allah.

Kedua, Syababaka qobla haramika. Mumpung masih muda , sebelum tua. gunakan masa muda untuk belajar dan bekerja keras, karena belajar diwaktu muda seperti orang melukis diatas batu, tidak mudah hilang, sedangkan belajar diwaktu tua apalagi setelah pikun, seperti melukis diatas air, langsung lupa. Juga bekerja keraslah di usia muda untuk menabung, agar di usia tua nanti tinggal menikmati buah dari tanaman ketika masih muda. Orang, ketika sudah pikun, ia kembali lemah sepeti anak-anak, kembali bodoh seperti ketika belum sekolah

Ketiga, Shihhataka qobla saqamika. Mumpung masih sehat, sebelum sakit. Sehat bukan saja kenikmatan, tetapi juga peluang. Dalam kondisi sehat orang bisa mengerjakan banyak hal, bisa mengatasi banyak hambatan, bisa mengumpulkan cadangan untuk jika sewaktu-waktu sakit. Sehat itu satu kenikmatan yang jarang disadari, baru setelah sakit orang menyadari betapa bermaknanya sehat.

Keempat, Ghinaka qobla faqrika. Mumpung masih punya, masih kaya, belum bangkrut, gunakan kekayaan anda untuk hal-hal yang positif bagi orang banyak, keluarga, tetangga atau masyarakat luas, karena jika anda keburu bangkrut anda tidak lagi mampu memberi, dan baru menyadari betapa bermaknanya kontribusi orang kaya. Ciri orang kaya adalah sudah tidak punya kebutuhan dan memiliki kemampuan untuk memberi. Jika orang sudah pegang banyak tetapi kebutuhannya malah lebih banyak sehingga ia tidak mampu memberi malah mengambil jatah orang miskin, maka orang seperti itu bukanlah orang kaya. Oleh karena itu ada orang kaya harta miskin hati, dan ada orang yang miskin harta tapi kaya hati. Orang yang kaya hati, punya lima ribu upiah masih bisa memberi empat ribu rupiah. Ayo mumpung masih kaya.

Kelima, .Sa`atika qobla dloiqika. Mumpung masih punya kelapangan , belum terhimpit kesempitan , mumpung sempat belum sempit, gunakan kesempatan itu untuk melakukan hal yang terbaik. Kesempatan sering tidak datang dua kali, jangan sia-siakan kesempatan. Jangan salah pilih dan salah mengambil keputusan ketika kesempatan terbuka. Banyak orang menggunakan kesempatan dalam kesempitan yang berujung pada penyesalan yang panjang, hanya nikmat sesaat berujung pada derita selamanya.


keyword: pidato tentang kesuksesan, hadits tentang kesuksesan, belajar kultum, hadist tentang kesuksesan, ightanim khomsan qobla khomsin, cara meraih sukses menurut islam, teks doa sebelum bekerja, kultum tentang kesuksesan, ceramah tentang kerja keras, hadits tentang keberhasilan, hadits kesuksesan, ceramah kerja keras, contoh pidato kesuksesan, kultum mengejar mimpi, ceramah tentang bekerja keras, contoh teks dakwah beserta hadist maulid nabi, hadist tentang sukses belajar, pidato singkat tentang keberhasilan, hadits tentang bekerja keras, contoh naskah dakwah untuk pelajar tentang islam, contoh pidato tentang kesuksesan, kultum cara menggapai mimpi yang sukses, hadits lengkap tulisan arab tentang ightanim khomsan qobla khomsin, bekerja dalam islam ppt, kultum kesuksesan, Pidato singkat kesuksesan, ceramah agama islam tentang keberhasilan, pidato islami tentang kesuksesan hidup, contoh pidato cara meraih sukses, hadits lengkap tentang ightanim khomsan qobla khomsin
Baca Selengkapnya

12 Rahasia Sukses Bisnis Rasulullah

12 Rahasia Sukses Bisnis RasulullahKesuksesan adalah impian setiap orang. Begitu juga dengan para pebisnis. Bicara tentang kesuksesan pebisnis. Rasulullah adalah teladan kita. Kesuksesan Beliau dapat kita pelajari. Karena menurut Rasulullah, perniagaan adalah salah satu pintu rizki yang menggiurkan.

Rasulullahpun telah membuktikannya, bagaimana perniagaan dapat memberikan keuntungan yang luarbiasa. Apa rahasia kesuksesan yang diterapkan oleh Rasulullah saw sehingga beliau bisa mengembangkan bisnisnya diberbagai penjuru dunia? Mari kita telusuri.


Menurut Prof. Laode, PH.D dalam buku Rasulullah Business’ School, ada 12 rahasia bisnis Rasulullah yang dapat kita pelajari dan kita terapkan dalam mengembangkan bisnis, diantaranya adalah;

Menjadikan Bekerja sebagai ladang menjemput syurga: Rasulullah menganggap bekerja adalah termasuk ibadah manusia kepada Allah yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan berharap hasil terbaik dalam hidupnya. Sebagai diriwayatkan dalam hadist berikut ini:


“Sesungguhnya Allah sangat senang jika salah satu di antara kalian mengerjakan suatu pekerjaan yang dengan tekun dan sungguh-sungguh”.

Menerap Kejujuran dan Kepercayaan: Kejujuan dan kepercayaan adalah dua hal yang mutlak dalam melanggengkan bisnis yang kita bangun. Tidak adak tawar menawar dalam masalah ini.  Kejujuran yang kita miliki akan menumbuhkan kepercayaan dari orang lain. Karena orang yang amanah pasti dapat dipercaya.

Tak hanya jago mimpi, tapi harus jago mewujudkan mimpi itu;mimpi tanpa diiringi dengan tindakan hanyalah tinggal mimpi belaka. Ketika kita punya mimpi wujudkan dalam tindakan, tentukan langkah-langkahnya sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Berfikir visioner, kreatif, dan siap menghadapi perubahan: Sebagai seorang pebisnis ulung harus memiliki pemikiran terdepan, mampu menganalisis perkembangan bisnisnya di masa yang akan datang, seperti apa perkembangan yang akan ia inginkan. Tentunya juga diperlukan sikap kreatif. Mampu menangkap peluang-peluang yang ada dan senantiasa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Rasulullah memiliki planning dan goal setting yang jelas; Dalam berbisnis juga perlu perencanaan yang matang, keberhasilan seperti apa yang kita impikan. Dengan demikian kita bekerja sesuai dengan konsep keteraturan yang sudah kita rancang sebaik mungkin. Jika ada kegagalan akan lebih mudah menganalisisnya.

Pintar mempromosikan diri; Pebisnis ulung adalah pebisnis yang mampu mempromosikan dirinya dalam kesempatan apapun. Tidak hanya bisnis yang ia punya, namun pribadinya dapat menjadi asset yang dapat menggaet relasi sebanyak-banyaknya untuk memperkuat kerajaan bisnis yang ia bangun.
 
Menggaji karyawan sebelum keringatnya mengering; dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Baihaqi mengatakan bahwa;” Berikanlah gaji atau upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya dan beritahukan ketentuan gaji/upahnya, terhadap apa yang dikerjakannya”. Gaji yang diberikan kepada karyawan hendaklah dapat mencukupi kebutuhan hidup mereka. Dengan memberikan gaji tepat waktu dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja seorang karyawan

Mengetahui Rumus, “Bekerja dengan Cerdas”; maksudnya adalah mampu memanfaatkan waktu yang terbatas dengan hasil kerja yang maksimal.


Mengutamakan sinergi;mampu menggandeng orang lain untuk bersama-sama dalam memajukan bisnis. Pebisnis cerdas akan menyadari bahwa tidak semua hal dapat ia lakukan sendiri, maka disinilah letaknya kerjasama untuk melengkapi kekurangan-kekurangannya dalam berbisnis.

Pandai bersyukur dan berucap terima kasih; Orang yang senantiasa bersyukur adalah orang merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah SWT. Senantiasa bersyukur dengan kondisi apapun yang ia terima. Rasa syukur inilah akan mengundang nikmat-nikmat Allah lainnya.

Berbisnis dengan Cinta; Melakukan segala sesuatu dengan cinta akan terasa perbedaannya, jika dibandingkan dengan keterpaksaan. Berbisnis dengan cinta akan membuat kita menikmati apa yang kita kerjakan. Tiada tekanan karena kita melaksanakannya dengan sepenuh hati. Bekerja dengan cinta akan mendatangkan ketenangan dan semangat dalam diri kita.


Be The best: Menjadi manusia paling bermanfaat;
“Tangan di atas, itu lebih baik daripada tangan di bawah” (HR. Bukhari).

Hadis ini menjelaskan ciri orang yang senatiasa selalu membantu orang lain. Dengan ilmu, harta, dan keahlian menjadi modal untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Hal inipun bisa diterapkan juga oleh  pebisnis ulung. Karena ia menyadari harta, ilmu, dan keahlian yang dia miliki hanyalah titipan yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Ingin menjadi pebisnis ulung yang sukses dunia akhirat? 12 rahasia Rasulullah adalah solusinya.  (Elvira Suryani)

Baca Selengkapnya